PASARAYA dengan bangga mempersembahkan “Pasaraya Tribute to Batik”, sebuah rangkaian program istimewa yang dihelat oleh Pasaraya sebagai bentuk penghargaan tinggi untuk karya seni batik Indonesia yang kaya akan ragam dan keindahan. Perhelatan ini juga bagian dari perayaan Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2011.
Pasaraya Tribute to Batik menghadirkan pameran koleksi kain dan busana batik terbaik dari beragam tokoh dan kalangan pesohor seperti Sukmawati Soekarno, Sutiyoso, Etty Setiawan Djody, Nina Akbar Tanjung, Happy Salma, Andien, Wulan Goeritno, dll. Pameran batik yang menampilkan berbagai koleksi seni batik dari berbagai penjuru daerah seperti Solo, Yogya, Lasem, Cirebon dan Pekalongan ini diselenggarakan di venue D’Designers, Pasaraya Blok M lantai dasar, 24 September sampai akhir Oktober 2011.
Medina Latief Harjani, President Director Pasaraya menyampaikan, “Perhelatan Pasaraya Tribute to Batik selain untuk merayakan Hari Batik Nasional juga merupakan wujud komitmen penuh Pasaraya yang sejalan dengan semboyan ‘Pride of Indonesia’, untuk tanpa henti mendukung dan menghargai batik Indonesia yang bernilai seni tinggi. Batik dan produk handicraft lokal adalah jiwa dari Pasaraya.”
Lebih jauh Medina menambahkan bahwa sejak UNESCO menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada tahun 2009, karya seni luhur ini semakin mencuri hati banyak kalangan bukan saja di Indonesia namun hingga ke penjuru dunia. Popularitas batik yang semakin meluas, dipandang Medina Latief tidak lepas dari peran dan kontribusi Pasaraya sepanjang kiprahnya.
Abdul Latief, pendiri Pasaraya adalah tokoh yang sudah lebih dari 40 tahun konsisten memperjuangkan batik dan seni kerajinan tangan dalam negeri agar dapat tampil dan diterima secara luas di Indonesia dan luar negeri. Selaras dengan visi cinta produk Indonesia yang begitu erat diemban Abdul Latief, Pasaraya sejak awal hingga kini mantap menempatkan diri sebagai sentra pemasaran karya batik terbaik Indonesia dengan ragam koleksi lengkap dan berkualitas serta menjadi mitra strategis bagi para pengusaha kecil dan menengah batik dari seluruh penjuru negeri dengan siap selalu memberikan dukungan penyediaan pasar dan pembinaan usaha.”
Pengunjung Pasaraya sepanjang perhelatan yang berlangsung dari September – Oktober 2011 juga dapat menikmati pengalaman kuliner istimewa di program Java Food Festival yang menampilkan beragam makanan favorit keluarga seperti nasi rawon, nasi bogana, nasi langi, mie godog Jawa, ayam goring Kalasan, pecel Madiun, gudeg soto Sulung, loempia, sate Cilacap, nasi Jamblang dan berbagai minuman khas Jawa yang disediakan di LG & Lt. Dasar Pasaraya Blok M.

No comments:
Post a Comment