DAGING sapi lezat yang halal,
produk susu bernutrisi dan buah kiwi ZESPRI beraneka rasa adalah sebagian dari
berbagai produk bahan dasar berkualitas tinggi yang didatangkan langsung dari
Selandia Baru ke Indonesia.
Selandia Baru, negara yang
terkenal dengan kreativitas, inovasi dan teknologi tinggi, memperkuat eksistensinya
di Indonesia melalui hubungan perdagangan yang kuat di berbagai sektor termasuk
makanan dan minuman.
Selandia Baru adalah negara
penyedia produk makanan dan minuman ke 180 negara dan merupakan 15 negara
pengekspor makanan dan bahan susu terbesar di dunia. Selama lima tahun
terakhir, ekspor Selandia Baru ke Indonesia telah tumbuh secara signifikan.
Saat ini, Indonesia adalah negara tujuan ekspor ke-9 terbesar dengan nilai
perdagangan sebesar NZD 870 juta (atau Rp 6,04 triliun) dengan nilai perdagangan
bilateral antara kedua negara mencapai NZD 1,50 miliar (atau Rp 10,4 triliun).
Angka perdagangan baru-baru ini
menunjukkan bahwa produk susu mencapai dua per lima dari total ekspor untuk
2010-2011 atau total NZD 347,41 juta (Rp 2,4 triliun). Eskpor daging mencapai
NZD 134,64 juta (Rp 940,2 miliar).
Produk makanan dan minuman asal
Selandia Baru mencatat angka permintaan yang tinggi karena Indonesia berkembang
menjadi pasar yang membutuhkan produk berkualitas tinggi serta sehat.
Pakar kuliner Indonesia, William
Wongso, mengatakan, “Selandia Baru dikenal luas akan keindahan alamnya, bersih
dan hijau. Termasuk produk makanannya yang berkualitas tinggi dan aman telah menempatkan
produk Selandia Baru sebagai bahan makanan pilihan para chef atau juru masak profesional, seiring pesatnya pertumbuhan di
sektor pariwisata, kuliner, dan pelayanan.”
Fiona Acheson, Atase Perdagangan
Selandia Baru untuk Malaysia, Indonesia dan Brunei mengatakan, “Kami sangat
senang melihat perdagangan bilateral antara Indonesia dan Selandia Baru telah
membuka kesempatan dan berkembang ke arah yang baru, terutama mengarah pada
produk premium bernilai tambah seperti minyak alpukat, madu manuka dan wine.”
Lingkungan Selandia Baru yang
unik telah mempercepat reputasinya sebagai salah satu produsen wine terbaik di
dunia. Nick Dumergue, pakar wine Selandia Baru yang berbasis di Bali, dengan
bangga bercerita kepada Indonesia tentang rahasia anggur Selandia Baru. “Sebagai salah satu negara yang
paling terisolasi di dunia, Selandia Baru memproduksi rangkaian wine yang
bersih, aman dan menciptakan cita rasa yang mewakili lingkungan yang unik
tersebut,” tutur Nick.
“Produk-produk berkualitas
superior Selandia Baru pada dasarnya didedikasikan untuk inovasi dan teknologi
serta lingkungan yang bersih dan hijau dan didukung regulasi bio-security yang
ketat,” tutur Fiona.
Selama 10 tahun terakhir,
peternak Selandia Baru telah menggunakan database elektronik untuk produksi
peternakan dan pertanian untuk memastikan kemudahan untuk pelacakan (traceability) dan kelestarian (sustainability). Sektor agroteknologi
Selandia Baru berada di depan dalam hal pengujian tanah, pengembangan spesies
padang rumput, pengujian DNA, pengembangbiakan dan teknologi manajemen
peternakan.
“Sebagai negara yang unggul di
bidangteknologi, Selandia Baru telah meningkatkan standar di tingkat global
dengan produk berkualitas tinggi dan mudah ditelusuri. Kami sangat yakin bahwa
hal ini akan sangat menguntungkan pelanggan kami di Indonesia, yang
mementingkan keamanan makanan,” demikian tutup Fiona.
Untuk merayakan kekayaan
produk-produk dasar berkualitas premium dari Selandia Baru dan kesuksesan
pertumbuhan di pasar makanan dan minuman Indonesia, digelar acara “Taste New
Zealand”, 24 November di Hotel
Gran Mahakam, Jakarta. Diselenggarakan oleh New Zealand Trade and Enterprise
(NZTE), badan pengembangan ekonomi dari pemerintah Selandia Baru, kegiatan ini mengundang
beberapa perusahaan Selandia Baru memamerkan produk makanan dan minuman terbaik
mereka.
Acara “Taste New Zealand” ini
akan dihadiri oleh Atase Perdagangan Selandia Baru untuk Malaysia, Indonesia
dan Brunei, Fiona Acheson; Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia dan ASEAN,
H.E David Taylor; pakar wine Selandia Baru, Nick Dumergue dan William Wongso,
pakar kuliner Indonesia.
New Zealand Trade and Enterprise
(NTZE) adalah badan pengembangan ekonomi nasional dari pemerintah Selandia
Baru. Badan ini bertanggung jawab untuk menstimulasi pertumbuhan dengan membantu
meningkatkan pendapatan ekspor, memperkuat ekonomi regional dan memberikan
bantuan pertumbuhan ekonomi ke industri serta pelaku bisnis. Melalui jaringan
kantor di seluruh dunia NZTE bekerja sama dengan bisnis internasional dan
investor, menghubungkan mereka dengan peluang bisnis Selandia Baru.



No comments:
Post a Comment