Friday, November 25, 2011

Taste New Zealand


DAGING sapi lezat yang halal, produk susu bernutrisi dan buah kiwi ZESPRI beraneka rasa adalah sebagian dari berbagai produk bahan dasar berkualitas tinggi yang didatangkan langsung dari Selandia Baru ke Indonesia.

Selandia Baru, negara yang terkenal dengan kreativitas, inovasi dan teknologi tinggi, memperkuat eksistensinya di Indonesia melalui hubungan perdagangan yang kuat di berbagai sektor termasuk makanan dan minuman.

Selandia Baru adalah negara penyedia produk makanan dan minuman ke 180 negara dan merupakan 15 negara pengekspor makanan dan bahan susu terbesar di dunia. Selama lima tahun terakhir, ekspor Selandia Baru ke Indonesia telah tumbuh secara signifikan. Saat ini, Indonesia adalah negara tujuan ekspor ke-9 terbesar dengan nilai perdagangan sebesar NZD 870 juta (atau Rp 6,04 triliun) dengan nilai perdagangan bilateral antara kedua negara mencapai NZD 1,50 miliar (atau Rp 10,4 triliun).

Angka perdagangan baru-baru ini menunjukkan bahwa produk susu mencapai dua per lima dari total ekspor untuk 2010-2011 atau total NZD 347,41 juta (Rp 2,4 triliun). Eskpor daging mencapai NZD 134,64 juta (Rp 940,2 miliar).

Produk makanan dan minuman asal Selandia Baru mencatat angka permintaan yang tinggi karena Indonesia berkembang menjadi pasar yang membutuhkan produk berkualitas tinggi serta sehat.

Pakar kuliner Indonesia, William Wongso, mengatakan, “Selandia Baru dikenal luas akan keindahan alamnya, bersih dan hijau. Termasuk produk makanannya yang berkualitas tinggi dan aman telah menempatkan produk Selandia Baru sebagai bahan makanan pilihan para chef atau juru masak profesional, seiring pesatnya pertumbuhan di sektor pariwisata, kuliner, dan pelayanan.”

Fiona Acheson, Atase Perdagangan Selandia Baru untuk Malaysia, Indonesia dan Brunei mengatakan, “Kami sangat senang melihat perdagangan bilateral antara Indonesia dan Selandia Baru telah membuka kesempatan dan berkembang ke arah yang baru, terutama mengarah pada produk premium bernilai tambah seperti minyak alpukat, madu manuka dan wine.”

Lingkungan Selandia Baru yang unik telah mempercepat reputasinya sebagai salah satu produsen wine terbaik di dunia. Nick Dumergue, pakar wine Selandia Baru yang berbasis di Bali, dengan bangga bercerita kepada Indonesia tentang rahasia anggur Selandia Baru. “Sebagai salah satu negara yang paling terisolasi di dunia, Selandia Baru memproduksi rangkaian wine yang bersih, aman dan menciptakan cita rasa yang mewakili lingkungan yang unik tersebut,” tutur Nick.

“Produk-produk berkualitas superior Selandia Baru pada dasarnya didedikasikan untuk inovasi dan teknologi serta lingkungan yang bersih dan hijau dan didukung regulasi bio-security yang ketat,” tutur Fiona.

Selama 10 tahun terakhir, peternak Selandia Baru telah menggunakan database elektronik untuk produksi peternakan dan pertanian untuk memastikan kemudahan untuk pelacakan (traceability) dan kelestarian (sustainability). Sektor agroteknologi Selandia Baru berada di depan dalam hal pengujian tanah, pengembangan spesies padang rumput, pengujian DNA, pengembangbiakan dan teknologi manajemen peternakan.

“Sebagai negara yang unggul di bidangteknologi, Selandia Baru telah meningkatkan standar di tingkat global dengan produk berkualitas tinggi dan mudah ditelusuri. Kami sangat yakin bahwa hal ini akan sangat menguntungkan pelanggan kami di Indonesia, yang mementingkan keamanan makanan,” demikian tutup Fiona.

Untuk merayakan kekayaan produk-produk dasar berkualitas premium dari Selandia Baru dan kesuksesan pertumbuhan di pasar makanan dan minuman Indonesia, digelar acara “Taste New Zealand”,  24 November di Hotel Gran Mahakam, Jakarta. Diselenggarakan oleh New Zealand Trade and Enterprise (NZTE), badan pengembangan ekonomi dari pemerintah Selandia Baru, kegiatan ini mengundang beberapa perusahaan Selandia Baru memamerkan produk makanan dan minuman terbaik mereka.

Acara “Taste New Zealand” ini akan dihadiri oleh Atase Perdagangan Selandia Baru untuk Malaysia, Indonesia dan Brunei, Fiona Acheson; Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia dan ASEAN, H.E David Taylor; pakar wine Selandia Baru, Nick Dumergue dan William Wongso, pakar kuliner Indonesia.

New Zealand Trade and Enterprise (NTZE) adalah badan pengembangan ekonomi nasional dari pemerintah Selandia Baru. Badan ini bertanggung jawab untuk menstimulasi pertumbuhan dengan membantu meningkatkan pendapatan ekspor, memperkuat ekonomi regional dan memberikan bantuan pertumbuhan ekonomi ke industri serta pelaku bisnis. Melalui jaringan kantor di seluruh dunia NZTE bekerja sama dengan bisnis internasional dan investor, menghubungkan mereka dengan peluang bisnis Selandia Baru.

No comments:

Post a Comment