UNESCO dinyatakan mengalami masa
sulit, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Mohammad Nuh di Nusa Dua
Bali, 22 November 2011 mengumumkan bahwa pemerintah akan menyumbang $10 juta
untuk mendukung kegiatan UNESCO.
Komitmen ini disampaikan saat
kunjungan resmi pertama Direktur Jenderal UNESCO Irina Bokova ke Indonesia, di
mana beliau membuka Sidang ke-6 Komite Antar-pemerintah untuk Perlindungan
Warisan Budaya Takbenda di Bali. Direktur Jenderal juga bertemu dengan Menteri
Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono dan Menteri Pariwisata dan
Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu.
Direktur Jenderal menyampaikan
rasa terima kasihnya atas sumbangan penting dan tepat waktu ini, yang
menegaskan bahwa dana ini akan mendukung berbagai kegiatan utama UNESCO,
termasuk pelestarian pusaka, pembangunan kapasitas dan peningkatan mutu
pendidikan. Sebagian besar dana tersebut akan digunakan untuk program-program
yang mendukung Indonesia dan wilayah ASEAN.

No comments:
Post a Comment